MR • 29 Des 2025 13:22
Kerentanan Kritis di LangChain Bisa Ubah Prompt Injection Jadi Pencurian Secret Selengkapnya
Materi advisory yang diterima menyebut sejumlah dugaan kerentanan pada MariaDB, mencakup penanganan nama tabel, fungsi data spasial, cursor, pemeriksaan hak akses, dan keluaran pencadangan. Dampak yang diklaim meliputi akses file tanpa otorisasi, perubahan kredensial, kebocoran memori, serta potensi Remote Code Execution (RCE), yaitu eksekusi kode dari jarak jauh.
Identitas CVE, tingkat keparahan, cakupan versi terdampak, dan ketersediaan perbaikan belum terverifikasi melalui sumber primer. Pengelola sistem perlu memeriksa advisory resmi MariaDB sebelum menggunakan rincian laporan ini sebagai dasar penetapan kerentanan atau perubahan produksi.
Seluruh pemetaan CVE dan komponen pada tabel berikut berasal dari materi yang diterima, bukan hasil konfirmasi terhadap catatan CVE atau dokumentasi vendor.
CVE yang DicantumkanKomponen atau Mekanisme yang DilaporkanStatus VerifikasiCVE-2026-92262Penanganan nama tabel dengan prefiks legacy #mysql50# yang diklaim dapat melewati pengodean nama file.Belum terverifikasi.CVE-2026-85746Buffer overflow pada ST_AsText saat memproses GeometryCollection bertingkat.Belum terverifikasi.CVE-2026-85748Use-after-free pada penanganan SYS_REFCURSOR.Belum terverifikasi.CVE-2026-97380Pemeriksaan hak akses GRANT PROXY yang diklaim memungkinkan perubahan kata sandi akun lain.Belum terverifikasi.CVE-2026-86047Pengutipan identifier atau nilai pada SHOW CREATE SERVER, SHOW CREATE USER, dan mariadb-dump.Belum terverifikasi.CVE-2026-85985Penegakan hak FILE dan secure_file_priv pada fungsi akses file CONNECT engine.Belum terverifikasi.CVE-2026-85745Pembacaan memori di luar batas pada ST_Area saat menerima data MultiPolygon WKB yang tidak valid.Belum terverifikasi.
Informasi yang belum dapat ditetapkan: rentang versi terdampak, klasifikasi CWE, skor dan vector CVSS, tanggal pengungkapan, serta versi perbaikan resmi. Angka keparahan dalam materi awal tidak diperlakukan sebagai penilaian terverifikasi.
Kelompok pertama berkaitan dengan batas akses antara database dan sistem file. Materi sumber menyebut pemrosesan nama tabel legacy serta fungsi akses file pada CONNECT engine sebagai kemungkinan jalur untuk melewati kontrol database. Akses file yang berhasil tetap bergantung pada mekanisme terkait dan izin sistem operasi bagi proses MariaDB.
Kelompok kedua menyangkut memory corruption, yaitu kerusakan keadaan memori proses. Laporan mengaitkannya dengan konversi objek spasial melalui ST_AsText dan pengelolaan SYS_REFCURSOR. Materi tersebut juga menyebut pembacaan memori di luar batas pada ST_Area sebagai kemungkinan sumber kebocoran informasi.
Kelompok berikutnya menyangkut otorisasi akun dan keamanan keluaran SQL. Untuk dugaan masalah pada mariadb-dump dan perintah SHOW CREATE, materi sumber menggambarkan risiko saat keluaran yang mengandung SQL berbahaya kemudian dijalankan. Kondisi tersebut berbeda dari eksekusi otomatis ketika proses pencadangan berlangsung.
Materi awal menyebut penyerang dengan hak akses rendah, bukan akses tanpa autentikasi. Hak minimum, konfigurasi yang diperlukan, serta kelayakan setiap jalur serangan belum dapat dipastikan.
Jika mekanisme yang dilaporkan terbukti, dampaknya dapat mencakup pembacaan atau perubahan file, akses akun tanpa otorisasi, kebocoran informasi memori, dan gangguan layanan database. Batas dampak bergantung pada hak akun database, izin proses MariaDB, dan komponen yang tersedia.
RCE masih merupakan dampak potensial, bukan kejadian yang terkonfirmasi. Materi sumber menyebut sebagian skenario eksekusi kode memerlukan kombinasi kerentanan. Karena itu, belum ada dasar untuk menyatakan bahwa seluruh server MariaDB dapat langsung diambil alih.
Materi yang diterima menyatakan belum ada eksploitasi terkonfirmasi. Pernyataan tersebut belum diperiksa secara independen dan tidak membuktikan bahwa eksploitasi tidak terjadi.
Ketersediaan Proof of Concept (PoC), yaitu demonstrasi teknis eksploitasi, status CISA Known Exploited Vulnerabilities (KEV), dan keterlibatan threat actor belum dapat dikonfirmasi. Laporan ini juga tidak menyediakan Indicators of Compromise (IoC) yang dapat digunakan sebagai penanda spesifik kompromi.
Laporan ini memerlukan validasi primer sebelum dapat menjadi advisory definitif. Prioritas operasional adalah memetakan instalasi MariaDB, membatasi akses yang tidak diperlukan, dan memastikan pembaruan berasal dari kanal resmi. Identitas kerentanan, cakupan versi, kelayakan RCE, serta status eksploitasi masih memerlukan konfirmasi.
MR • 29 Des 2025 13:22
Kerentanan Kritis di LangChain Bisa Ubah Prompt Injection Jadi Pencurian Secret Selengkapnya
MR • 01 Sep 2025 14:52
Chrome Tambal Celah Kritis ANGLE: CVE-2025-9478 Berpotensi Eksekusi Kode Jarak Jauh Selengkapnya
MR • 05 Feb 2026 19:54
4 Kerentanan Kritis di Google Chrome & Podman Desktop: Update Browser Anda Sekarang! Selengkapnya